Notification

×

Today's quote

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Edisi Spesial Podcast ke-40 - Kerja Maksimal Bantu Masyarakat

30 Des 2021 | Desember 30, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-12-30T12:20:54Z


Dalam edisi spesial podcast FTPKN kali ini sekaligus sebagai penutup akhir tahun, tidak kalah menarik. Sebab tamu yang hadir sangat menginspirasi dalam mendampingi masyarakat, terutama masyarakat yang butuh pendampingan maksimal. Dengan adanya konsep tiga komponen pendidikan; rumah, sekolah dan masyarakat, pelakunya dibutuhkan sebuah kekuatan lembaga pendamping. SOS adalah lembaga pendampinng masyarkat yang dapat bisa kita lihat bagaimana kiprahnya. 

Episode podcast yang sangat menarik kang Jalal, penuh inspirasi dan membuka mata kita sebagai pelaku "bisnis sosial". 

Dalam penjelasan pak Dodi lembaganya ini benar-benar melaksanakan atau sebagai pelaku pelaksana tiga komponen pendidikan. 

Kekuatannya ada pada pendampingan yang fokus pada peserta didik dengan kurikulum individualnya. 

Anak bermasalah diambil kemudian diberesi hubungan keluarganya dibantu sampai dia memiliki posisi yang kuat dalam keluarga. 

Jika anak tidak punya salah satu orang tuanya dan tidak mampu untuk membelajarkan di rumah maka akan dititipkan kepada saudaranya sebagai tempat anak itu berada. Pihak lembaga akan membantu dari sisi finansialnya peralatan belajarnya sampai kepada pendampingan pembelajarannya. 

Apakah dia mau sekolah di sekolah negeri, swasta, dan atau PKBM itu tidak menjadi masalah yang penting si anak fokus belajar sambil diajari keterampilan. 

Pendampingan di sekolah si anak didampingi agar sekolah menjadi fokus dan tidak melenceng. 

Saat berada di masyarakat melalui komunitasnya akan dibangun dan diberikan pendampingan pembelajaran sesuai dengan minatnya sampai mencapai kemandirian nya. 

Ini sebuah pelaku kurikulum tiga komponen pendidikan yang sangat bagus menurut saya. 

Kalau sekolah terbatas hanya mendidik di lingkungan sekolah, keluarga hanya mampu di di rumah sementara di masyarakat terlepas begitu saja apalagi jika orang tuanya kurang perhatian. 

Menurut Heru Saleh, Ketua FK-PKBM Kab. Karawang berpendapat bahwa jika melihat Standar kompetensi lulusan sesuai dengan Permendikbud Nomor  20 Tahun 2016 dengan orientasi pengembangan olahkarya untuk mencapai keterampilan fungsional yang menjadi kekhasan program program pendidikan kesetaraan :

 1. Paket A : Memiliki keterampilan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. 

 2. Paket B : Memiliki keterampilan untuk memenuhi tuntutan dunia kerja.

 3. Paket C : Memiliki keterampilan berwirausaha

Inilah yang perlu kita bersama gali dari satuan pendidikan, baik PKBM maupun sekolah. Bukan dengan cara gali lobang.


×
Berita Terbaru Update